Apple baru saja memberlakukan sebuah perubahan untuk logaritma dari fitur ‘search’ di App Store, tanpa memberitahukan hal tersebut pada para developer aplikasi rekanan mereka. Hal tersebut jelas mengecewakan para developer karena aplikasi mereka tidak bisa ditampilkan sebagaimana mestinya.
Hal ini dijelaskan dalam sebuah postingan blog pribadi dari salah satu developer rekanan Apple, yaitu Derek Clark dari 30 South. Perubahan tersebut membuat sejumlah aplikasi buatannya hilang sama sekali di daftar hasil pencarian, karena kata kunci serta bahasa coding yang biasanya dia gunakan untuk menampilkan aplikasinya di halaman terdepan dari pencarian menjadi sama sekali tidak berguna. Efek berantai dari tindakan ini berdampak pada turunnya tingkat penjualan dari aplikasi buatannya yang mencapai 30 persen.
Beberapa developer lain yang mendiskusikan masalah tersebut via sebuah laporan di Hacker News juga mengalami hal serupa, dan salah satu rekanan bisnis Derek Clark yaitu TJ Seabrooks langsung meresponnya:
“Membangun sesuatu di atas platform orang lain (terutama Apple) telah menjadi semakin mengkhawatirkan. Mereka terus menerus membuat perubahan secara menyeluruh yang mempengaruhi pendapatan bersih kami, dan sama sekali tidak memberikan transparansi, atau hal-hal lain pada para developer.”
Dalam sebuah posting lanjutan, Clark lalu menguraikan dampak terbesar pada penjualannya tampaknya berasal dari fakta bahwa App Store kini tidak lagi menggunakan kombinasi pencarian dari judul sebuah aplikasi serta keyword yang dimasukkan oleh para developer ketika mendaftarkan aplikasi mereka.